Salah satunya ialah Mega Simarmata. Ia mengatakan listrik di Kecamatan Sumur, Pandeglang mati. Gempa memang berlokasi pada 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau pada 147 km Barat daya Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Seorang warganet mengungkapkan keresahannya karena lampu padam pasca gempa saat dirinya sedang berada di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit.
[Gambas:Twitter]
Humas PLN Made Suprateka mengatakan pemadaman listrik wajar dilakukan setelah gempa. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sebab listrik padam belum tentu disebabkan kerusakan.
"(Listrik) Mati itu belum tentu karena (kerusakan) biasanya kabel putus atau memang sengaja dimatikan demi keamanan," ucap Made Suprateka kepada cnnindonesia.com
Namun, ia belum bisa mengonfirmasi langsung penyebab listrik padam di sekitar lokasi gempa sebab dirinya saat ini berada di Yogyakarta.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Banten dan sekitarnya dengan getaran hingga ke Jakarta, Bekasi, Depok, dan sekitarnya.
Gempa yang disebut berpotensi tsunami ini dirasakan selama kurang lebih 60 detik. Di Gedung Transmedia, Jakarta Selatan, gempa membuat sejumlah orang berlari keluar gedung. (chr/lav)