Jansen menyebut, keputusan itu bergantung ada atau tidaknya anggota partai mereka yang masuk dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"Soal oposisi itu kami tunggu nanti 20 Oktober, kami tunggu 20 Oktober atau setelah presiden dilantik, malam kan udah ada (nama) menteri tuh, siapa yang in siapa yang out. Siapa yang di dalam siapa yang di luar udah ketahuan, itu dia," kata Jansen di Sanggar Prativi Building usai menghadiri diskusi Vox Poin Indonesia Rekonsiliasi Bagi-Bagi Kursi, Jakarta Pusat, Jumat (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Jansen menjelaskan saat ini pihaknya pun tak 'ngoyo' untuk masuk kabinet dan mendapat jatah menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Soal kabinet kata Jansen semuanya diserahkan pada Jokowi. Sebab Jokowi lah yang paling tahu siapa yang pantas menjadi pembantu-pembangunya pada periode kedua pemerintahannya ini.
"Soal masuk kabinet atau engga itu tak lagi jadi yang utama. Soal kabinet kembalikan ke Jokowi," kata Jansen.
Namun jika ditanya siapa saja kader partai yang menurutnya mumpuni untuk jadi Menteri di kabinet Jokowi, Jansen menyebut cukup banyak.
"Ada banyak, ada Pakde Karwo, Ada Pak Hinca, banyak yah," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (tst/agt)