Bursa Wali Kota Surabaya, Djarot Sebut Ahok Belum Tertarik

CNN Indonesia | Sabtu, 03/08/2019 23:01 WIB
Bursa Wali Kota Surabaya, Djarot Sebut Ahok Belum Tertarik Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengaku belum tahu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk dalam bursa Wali Kota Surabaya 2020. Menurut Djarot, sahabatnya itu belum tertarik lagi masuk dalam jabatan politik usai terjerat kasus penistaan agama saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. 

"Kalau omong-omong sama saya sih beliau belum tertarik masuk jabatan politik. Beliau sudah mengakui dia sudah 'cacat'," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (3/8). 

Ketua DPP PDIP ini menambahkan, alih-alih mengurusi politik, saat ini Ahok justru tengah sibuk mengembangkan aplikasi Jangkau. Aplikasi ini digagas Ahok untuk membantu orang miskin meski tak lagi menjabat sebagai gubernur. 


"Beliau ini lebih mengembangkan aplikasi Jangkau. Belum berminat masuk ke sana (politik)," katanya.

Aplikasi Jangkau ini akan segera diluncurkan oleh Ahok dalam waktu dekat. Aplikasi ini disebut Ahok hadir untuk penyaluran bantuan sosial dari dan untuk masyarakat umum.

Ahok menyebut aplikasi yang dikelola oleh yayasan Bantu Tanpa Pamrih atau BTP ini bakal tersedia di ponsel pintar berbasi Android maupun iOS.  


Nama Ahok sebelumnya disebut masuk dalam bursa Wali Kota Surabaya 2020. Selain Ahok, ada pula nama Agus Harimurti Yudhoyono juga.

Masa jabatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diketahui akan berakhir pada 2020. Risma tak lagi bisa menjabat karena sudah dua kali menjadi wali kota yakni pada 2010-2015 dan berlanjut 2015-2020. 

Ahok sendiri sebelumnya pernah menyampaikan tak mungkin mendapat jabatan politik, termasuk menteri bagi pemerintahan Joko Widodo mendatang. 

"Saya tidak mungkin jadi menteri, saya bilang, saya kan sekarang sudah cacat di republik ini, sudah tidak dikehendaki saya di posisi ini, tadi saya katakan, bagi orang banyak saya dianggap penista agama," ucapnya.

[Gambas:Video CNN] (psp/osc)