Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan gangguan semata-mata hanya berkaitan dengan masalah teknis. Diketahui, Cahyani baru menjabat sebagai Dirut PLN dua hari, menggantikan Djoko Raharjo Abumanan yang diangkat per 29 Mei 2019 lalu.
"Kami nggak melihat ini adanya satu yang bersifat politis atau sabotase," kata Cahyani saat konferensi pers di P2B Gandul, Depok, Minggu (4/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pemadaman listrik di wilayah lainnya termasuk Jawa Barat, jelas dia, disebabkan karena gangguan transmisi Sutet 500 kV. Area yang terdampak listrik padam antara lain Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.
Cahyani menyatakan pihaknya bakal melakukan investigasi secara internal dengan melibatkan pihak independen. Sebagai permulaan, tutur dia, PLN akan mencari penyebab gangguan sehingga menyebabkan listrik padam sejak siang hingga malam.
Pencarian sebab gangguan ini akan dilakukan secara komprehensif. Sementara untuk investigasi akan ditunjuk tim independen sebagai pelaksananya. Investigasi menyeluruh akan dilakukan karena dampak yang terjadi akibat listrik padam ini sangat luar biasa.
"Dan kami ingin melakukan perbaikan secara signifikan pada sistem. Karena itu kami butuh masukan yang sifatnya independen dan komprehensif baik soal teknis dan sebagainya," kata Cahyani.
Ia berharap investigasi tidak lama sehingga perbaikan bisa segera dilakukan secara menyeluruh. "Mudah-mudahan satu sampai tiga bulan kami dapat hasil komprehensif," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (ryn/ain)