Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan tim terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Direktorat Tindak Pidana Siber. Pelibatan siber bertujuan mengetahui apakah ada serangan yang mengakibatkan ilegal akses atau tidak pada peristiwa black out itu.
"Pengalaman di Eropa, black out terjadi karena ada serangan siber. Makanya siber dilibatkan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam investigasi tersebut, Dedi mengatakan, tim akan mencari tahu dugaan terjadinya tindak pidana. Bahkan tidak menutup kemungkinan penyelidikan akan naik ke penyidikan.
Pemadaman listrik terjadi di wilayah Jakarta dan sebagian Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah, pada Minggu (4/8). Bahkan beberapa wilayah masih padam hingga Senin (5/8) pagi.
Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. Listrik padam di wilayah Jabodetabek sendiri terjadi mulai pukul 11.48 WIB.
Selain itu, pemadaman listrik di wilayah lainnya termasuk Jawa Barat disebabkan karena gangguan transmisi Sutet 500 kV. Area yang terdampak listrik padam ini antara lain Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.
[Gambas:Video CNN] (dis/ain)