Menurut hakim, NasDem tak dapat membuktikan klaim kehilangan suara itu lebih lanjut secara sah.
"Mengadili, menolak permohonan untuk selain dan selebihnya," ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di ruang sidang MK, Jakarta, Rabu (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurut hakim, keterangan saksi itu tak relevan sehingga tak lagi dipertimbangkan oleh MK.
NasDem sebelumnya mengklaim kehilangan 35.306 suara di Kuala Lumpur pada Pemilu 2019. Sesuai hasil perhitungan yang ditetapkan PPLN KL, NasDem memperoleh 57.864 suara.
Jumlah ini kemudian disebut berkurang setelah keluar surat rekomendasi dari Bawaslu RI berupa perintah untuk pelaksanaan PSU di wilayah PPLN Kuala Lumpur menggunakan metode pos. Dari hasil PSU menggunakan metode pos itu NasDem hanya memperoleh 22.558 suara. (pris/end)