Mega menceritakan itu di hadapan kader PDIP dalam Kongres PDIP ke-V di Denpasar, Bali, kamis (8/8). Mega menegaskan bahwa Jateng adalah kandang bagi partainya.
Karena itu saat aksi pemindahan posko ke Jateng sempat mengusik Megawati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jengkel dong, orang udah tahu itu tempatnya banteng kok," lanjutnya.
Mega mengaku tenang dengan manuver kubu Prabowo itu. Namun meski tenang, ia turun langsung ke Jateng untuk mengonsolidasikan kekuatan. Dia bertemu langsung dengan kader-kader PDIP di Jateng untuk memompa semangat.
"Banteng, Bu," ucap Mega menirukan jawaban para kader.
"Kalau ngono (begitu) berhenti merumput, gosok tanduk kamu," tutur Mega.
Megawati di Kongres V PDIP di Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf) |
"Capek juga, Pak. Situ (Prabowo) sih bikin-bikin capek saya," lanjut Mega lalu terkekeh.
Mega juga mengaku sempat ragu bisa meraih banyak suara di Jawa Barat dan Banten. Akan tetapi, dia ingin memprioritaskan Jawa Tengah terlebih dahulu karena Prabowo memindahkan posko dari Jakarta ke provinsi tersebut.
Lihat juga:Mega ke Prabowo: Siap Tempur Lagi di 2024? |
Karena itu Mega berkata Prabowo yang hadir di Kongres PDIP agar bisa mendekati dirinya.
"Mas bowo, makanya kalo nanti, ya enggak tahu dong. Tolong deketin saya ya," katanya sambil tertawa.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang hadir dalam Kongres PDIP, menunjukkan gestur hormat. Dia berdiri dari kursi tempat duduknya, lalu memberi hormat.
Kongres PDIP ke-V di Denpasar, Bali dihadiri sejumlah tokoh nasional. Di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. Lalu, Ketua Umum partai NasDem Surya paloh serta sejumlah tokoh lainnya.
Dalam Kongres tersebut, Megawati juga sempat meminta Presiden Jokowi agar PDIP diberikan kursi menteri paling banyak dibanding parpol lainnya. Jokowi tidak keberatan dan memastikan menteri terbanyak bakal diberikan kepada PDIP.
[Gambas:Video CNN] (bmw/sah)
Megawati di Kongres V PDIP di Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)