"Saya pikir dalam politik itu yang pragmatis kan biasa saling tumpang-menumpangi, tetapi poin kami itu monggo lah berpolitik yang menjunjung tinggi sistem. Itu yang paling penting," kata Haedar usai menjadi Khatib Salat Id di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (11/8).
Haedar mengatakan politik membuat demokrasi di Indonesia semakin terbuka dan cerdas. "Politik demokrasi itu kan sudah lebih dari 1 daswarsa, sudah 2 dasawarsa pasca reformasi itu. Artinya apa? Dengan demokrasi, kita semakin terbuka, semakin cerdas, lalu muncul check and balances," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya tidak masuk ke situ. Jadi kami sebagai tokoh ormas tidak akan masuk ke area-area teknis dari persoalan politik. Apalagi, kita menghargai setiap partai politik," tegas Haedar.
"Poin positif kami adalah saatnya para tokoh elit dan partai politik itu sebagai kekuatan satu-satunya sistem politik yang resmi memperjuangkan kepentingan rakyat di atas segala kepentingan," imbuhnya.
Penumpang gelap ini semula nampak mati-matian mendukung Prabowo selama Pilpres berjalan. Namun belakangan diketahui penumpang gelap ini hanya berusaha memanfaatkan Prabowo demi kepentingan pribadi mereka.
[Gambas:Video CNN] (jnp/bir)