Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mengatakan, dalam upaya memadamkan dan mencegah karhutla, TNI bekerja sama dengan Polri, Brigade Pengendalian Karhutla KLHK Manggala Agni, dan elemen masyarakat. Agus menjelaskan, pemadaman api dilakukan melalui upaya di jalur darat dan udara dengan metode water bombing.
"Bahu-membahu memadamkan Karhutla di wilayah Provinsi Riau," ujar Joni melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (11/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut dia, peninjauan juga dilakukan ke daerah Pekanbaru. Pun juga ke Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Penarikan, serta Desa Begadu yang berada di Kabupaten Pelalawan.
Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (11/8) pukul 10.00 WIB, terdapat 29 titik api di Riau. Dilaporkan juga di Pekanbaru yang merupakan kota terbesar di provinsi tersebut, jarak pandang hanya 5 km.
Akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kualitas udara berdasar nilai Particulate Matter (PM10) menunjukkan Pekanbaru berada di level tidak sehat dengan angka 166. (ryr/eks)