"Dari seribuan ekor sapi yang disembelih, kasus cacing hati ditemukan di sebanyak 110 ekor sapi. Untuk temuan kasus infeksi cacing di kambing juga ada, tetapi jumlahnya tidak banyak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Minggu (11/8).
Berdasarkan data sementara dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, kasus cacing hati ditemukan di tempat penyembelihan hewan kurban, di hampir seluruh kecamatan di Kota Yogyakarta. Di Kecamatan Umbulharjo dari 413 sapi yang disembelih tercatat 16 ekor di antaranya terinfeksi cacing hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagian hati yang terinfeksi cacing kemudian dipotong dan dikubur agar cacing tidak menyebar, sedangkan bagian hati sapi yang masih bagus, tetap bisa dikonsumsi tanpa mengurangi kualitasnya," katanya.
"Kami tidak mengutip biaya retribusi untuk layanan penyembelihan hewan kurban tetapi untuk biaya menguliti menjadi tanggungan masyarakat. Seluruh jagal yang ada di RPH Giwangan dioptimalkan untuk memberikan pelayanan ke masyarakat," katanya.
Setiap sapi yang disembelih di RPH Giwangan akan dipotong menjadi enam bagian besar untuk kemudian diberikan kepada masyarakat atau takmir masjid. Nantinya, daging akan dipotong oleh takmir sesuai kebutuhan sebelum dibagikan ke masyarakat.
Layanan pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan akan diberikan hingga Rabu (14/8). Pada Senin (12/8), sudah ada 47 ekor sapi kurban yang terdaftar untuk disembelih, pada Selasa (13/8) sebanyak 12 ekor sapi, sedangkan pada hari Rabu (14/8) masih belum ada yang mendaftar.
[Gambas:Video CNN] (antara/ugo)