"Sampai saat ini masih oposisi. Sebagai anggota dewan pembina (Gerindra) saya juga sering katakan, kita sebaiknya di luar sistem karena kita akan memperbaiki sistem," ujar Rachmawati saat ditemui di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masalahnya bukan hanya soal bagi-bagi kekuasaan atau jabatan, tapi fungsi partai Gerindra sendiri harus jelas untuk apa. Utamanya untuk kemaslahatan bangsa ke depan," katanya.
Ia menilai rangkaian pertemuan itu tak serta merta membuat Gerindra harus merapat ke kubu Jokowi.
"Secara perkenalan itu biasa. Tapi untuk sikap politik itu kan enggak gampang, harus dibahas, harus dipikirkan komprehensif, baik manfaat maupun mudaratnya. Jadi enggak gampang katakan kita mau merapat atau tidak. Kita lihat ke depan," tuturnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Riza Patria mengatakan posisi politik itu akan ditentukan lewat sebuah acara berskala nasional seperti rapat kerja nasional (rakernas) atau rapat pimpinan nasional (rapimnas).
[Gambas:Video CNN] (psp/wis)