"Riau tidak sedahsyat Kamis-Jumat lalu, meski tetap mengkhawatirkan," kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/8).
Siti mengaku bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal memantau proses pemadaman karhutla di Riau. Ia menyatakan water booming terus dilakukan untuk pemadaman dari atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui berdasarkan laporan Satgas Karhutla Riau, lebih dari 4.900 hektare lahan yang mayoritas gambut terbakar di wilayah itu sepanjang 2019 ini. Lebih dari 2.000 hektare diantaranya terjadi dalam rentang waktu Juli-Agustus 2019.
Masifnya kebakaran di Riau berdampak pada kabut asap yang mengepung sejumlah daerah di wilayah itu. Salah satu wilayah terparah dikepung asap adalah Pekanbaru. Bahkan ibu kota Riau tersebut telah menetapkan status darurat kabut asap.
Terkait karhutla di Riau, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan akan mengerahkan pesawat Hercules untuk melakukan pengeboman air sebagai upaya pemadaman. Hal ini lantaran pengemboman air dengan helikopter kurang efektif.
"Kita ada upaya-upaya dengan mengerahkan Hercules untuk melaksanakan pengeboman dengan bola air," kata Panglima TNI di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin (12/8) dikutip dari ANTARA.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)