Hal itu ditegaskan Airlangga menanggapi pernyataan Politikus Golkar Bambang Soesatyo yang mengatakan sudah seharusnya semua partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggelar kongres, muktamar, munas, atau konsolidasi internal sebelum 1 Oktober 2019.
"Kan masing-masing (partai) punya mekanisme sendiri-sendiri," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami mengikuti mekanisme yang ada," ujarnya.
"Ini pendapat saya pribadi seharusnya memang parpol-parpol pendukung pemerintah itu konsolidasinya sudah selesai sebelum 1 Oktober. Seperti apa yang dilakukan PDI Perjuangan harusnya jadi contoh dari partai politik (pendukung) pemerintah lain," kata Bamsoet di Hotel Ashley, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (9/8).
Bamsoet mengatakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun telah memastikan mengikuti jejak PDI Perjuangan yang menggelar Kongres sebelum Oktober. PKB akan menggelar Muktamar pada 20 Agustus mendatang di Bali.
"Sehingga pemerintah ke depan tidak terganggu lagi dengan konsolidasi partai yang bisa saja akan ganggu jalannya pemerintahan," ujarnya.
Airlangga dan Bamsoet merupakan dua kandidat calon ketua umum Golkar yang sudah menyatakan diri secara terbuka. Pemilihan orang nomor satu di Golkar itu dilakukan dalam pelaksanaan Munas. Mereka berdua kini tengah menggalang dukungan dari para pemilik hak suara. (fra/fea)