Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Komisaris Besar (Kombes) Ahmad Kamal meyebut saat ini jenazah Briptu Heidar sudah berada di Timika.
"Rencananya jenazah korban akan dievakuasi ke Makassar dan selanjutnya ke kampung halamannya di Barru untuk dimakamkan," kata Kamal seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melintas ada warga yang memanggil nama korban sehingga keduanya berhenti dan korban datang menghampiri warga sipil tersebut. Namun tiba-tiba dari dalam semak belukar muncul sekelompok warga yang diduga anggota KKSB dengan membawa senjata api lengkap.
Melihat insiden itu, Bripka Wakum langsung menjatuhkan diri dan bersembunyi. Ketika situasi dianggap aman, yang bersangkutan langsung menuju ke Polsek Ilaga untuk melaporkan insiden yang mereka alami.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan Heidar berusaha melarikan diri saat menjadi korban sandera. Dari informasi yang didapat, pria yang merupakan anggota Ditreskrimum Polda Papua itu mengalami luka tembak di bagian belakang kepala.
"Tertembak bagian belakang saat korban akan melarikan diri," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (13/8).
[Gambas:Video CNN] (ain)