Personel kepolisian dari Polda Papua pun merespons dengan melepaskan tembakan balasan dan melakukan pengejaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melepaskan tembakan balasan dan pengejaran, menurutnya, kondisi di lokasi kembali aman dan kondusif sehingga olah TKP penembakan Hedar dilanjutkan. Dedi mengatakan olah TKP berakhir pada pukul 13.15 WIT.
Hedar sebelumnya disandera sekelompok orang yang diduga KKB, ketika hendak melakukan penyelidikan dengan menyamar di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Keduanya bertugas tanpa mengenakan seragam polisi dan tidak membawa senjata. Mereka menyamar seperti warga untuk mencari informasi mengenai dugaan intimidasi KKB terhadap sejumlah warga di sana.
Setibanya di Kampung Usir, Hedar dipanggil oleh temannya. Motor yang dikendarai oleh Alfonso itu pun berhenti dan Hedar menghampiri temannya tersebut. Sementara Alfonso menunggu di atas motor.
Saat Hedar berbincang dengan temannya itu tiba-tiba datang sekelompok orang dan langsung menyergap serta membawa Hedar.
Mengetahui itu, Alfonso langsung kabur dan tancap gas dan melaporkan peristiwa tersebut ke Pos Polisi di Kago, Kabupaten Puncak Jaya. Sementara Hedar diketahui tewas ditembak saat hendak melarikan diri.
Sebagai tanda jasa, Hedar mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Brigadir Satu menjadi Brigadir Polisi. (mts/sur)