"Memang [akan] dimajukan," kata Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (14/8).
Meski begitu, Naim mengatakan pihaknya belum menentukan tanggal UTBK 2020 bakal dilaksanakan. Dia hanya mengatakan bahwa tes masuk perguruan tinggi negeri segmen UTBK bakal dihelat saat siswa SMA menginjak semester 5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya seperti di Australia itu orang bisa daftar perguruan tinggi pas kelas tiga sebelum lulus. Singapura juga, AS juga, jadi tujuannya untuk memperluas kesempatan," kata Ainun.
Diketahui, dalam pelaksanaan UTBK 2019 lalu, Kemenristekdikti menyediakan 2 gelombang bagi pendaftar perguruan tinggi. Gelombang pertama dilakukan pada 13 April hingga 4 Mei. Sedangkan gelombang kedua diselenggarakan pada 11 Mei hingga 26 Mei.
"Kalau jadi maju pasti TPA-nya sampai [materi] kelas 2," ujarnya.
Ujian masuk perguruan tinggi negeri segmen UTBK 2020 yang bakal dimajukan pada 2019 sudah mendapat penolakan beragam pihak. Padahal, itu masih berupa rencana.
Dalam petisi disebut sejumlah alasan rencana itu mesti ditolak. Di antaranya, waktu persiapan yang kurang bagi siswa untuk menghadapi tes UTBK.
Kemudian, infrastruktur dinilai belum siap. Pembuat petisi merujuk dari UTBK 2019 yang mengalami banyak masalah teknis pada website. UTBK yang dipercepat juga bisa bertabrakan dengan materi Ujian Nasional.
Seleksi penerimaan mahasiswa baru terdiri dari tiga jenis yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri. SNMPTN menyeleksi langsung nilai rapot calon mahasiswa, sehingga mereka yang mendaftar tidak perlu mengikuti ujian terlebih dahulu.
Pada SBMPTN, calon mahasiswa yang ingin mendaftar diwajibkan mengikuti UTBK terlebih dahulu. Materi yang diujikan adalah tes potensi skolastik (TPS) dan tes potensi akademik (TPA). Nilai UTBK ini nantinya dijadikan salah satu syarat untuk mendaftar SBMPTN. UTBK inilah yang rencananya akan dimajukan pada akhir tahun ini.
Kemenristek Dikti nantinya akan mengumumkan hasil SBMPTN berdasarkan nilai UTBK calon mahasiswa yang memenuhi standar kelulusan di perguruan tinggi.
Sedangkan pada ujian mandiri, calon mahasiswa mengikuti sejumlah tes yang diadakan oleh perguruan tinggi masing-masing.
[Gambas:Video CNN] (bmw/ain/ugo)