Menurutnya, dalam apel besar Hari Pramuka 2019 ini, hidangan yang disajikan pun merupakan 100 persen hasil pertanian Tanah Air.
"Gerakan Pramuka bertekad mengurangi semaksimal mungkin konsumsi makanan yang bahan bakunya kita masih impor," kata Buwas dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-58, di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Niscaya keutuhan negeri ini akan terus terjadi ketika kecintaan kita pada bahan pangan lokal terus menguat," ujarnya.
"Dari sini diharapkan dapat berkembang hard skill bagi segenap anggota Pramuka untuk setiap saat dapat melakukan aksi nyata perang terhadap sampah plastik," tuturnya.
Menerutnya, anggota Pramuka bertekad semaksimal mungkin memanfaatkan produk yang dapat digunakan kembali dan menghindari produk sampah yang berbahaya bagi lingkungan, termasuk penggunaan produk plastik sekali pakai.
"Terus menerus mengupayakan daur ulang terhadap produksi sampah yang tidak dapat dihindari. Khususnya dengan berupaya menjadikan sebagai kompos yang bermanfaat untuk pupuk pertanian," ujarnya. (fra/fea)