Sebelumnya pemerintah menyatakan anggota Paskibraka putri berhijab memakai celana panjang. Sementara, anggota Paskibraka putri yang tak berhijab tetap memakai rok.
"Dalam perkembangannya kami menampung aspirasi dari berbagai pihak itu kemudian dibatalkan oleh Pak Menpora," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya adalah kembali sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi contohnya kalau yang cewe tetap pakai rok seperti biasa," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkuhkan 68 siswa/siswi SMA dari 34 provinsi menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019. Pengukuhan Paskibraka tersebut dilaksanakan di Istan Negara, Jakarta, Sabtu (15/8).
Rok para anggota Paskibraka putri ini sampai berada di bawah lutut. Sementara kaos kaki yang mereka pakai menutupi kaki sampai atas lutut.
Sebelumnya, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyatakan bahwa anggota Paskibraka Nasional 2019 putri yang tak berhijab akan memakai rok. Sementara paskibraka putri yang berhijab bakal mengenakan celana panjang.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara Setya Utamaa pada Selasa (30/7). Dia bicara demikian atas arahan dari Menteri Sekretariat Negara Pratikno.
Setya mengatakan keputusan soal pemakaian celana panjang untuk yang berhijab juga memperlihatkan keberagaman anggota Paskibraka. Ia menyebut dari 34 anggota Paskibraka perempuan, 22 di antaranya memakai hijab. Sementara 12 anggota lainnya tak memakai kerudung.
"Diputuskan karena ini keragaman dan kita tahu juga bahwa undangan dalam HUT 17 Agustus tersebut memakai baju nasional yang menyimbolkan keberagaman juga," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (bmw/fra/ugo)