Listrik padam di Jabodetabek serta wilayah lain dalam rentang waktu yang lama pada Minggu lalu (4/8).
"Besok akan disampaikan diagnosa dugaan awal faktor penyebab blackout," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diupayakan pemeriksaan selesai hari ini, sehingga besok bisa disampaikan diagnosa dugaan awal faktor penyebab black out," tuturnya.
Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, termasuk Banten, serta sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Polisi menyatakan ingin turut serta menyelidiki penyebab listrik padam. Mereka pernah beberapa kali menyampaikan hasil penyelidikan.
"Kerusakan diduga sementara adanya pohon yang ketinggiannya melebihi batas ROW (8,5) sehingga mengakibatkan flash atau lompatan listrik," Dedi.
Termutakhir, Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Idham Azis menduga ada potensi kejahatan siber dibalik listrik padam. Dia meminta Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Pol Albertus Rachmad Wiboowo untuk menyelidik.
"Saya bilang sama beliau (Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo) dan jajaran tolong dilidik apakah ini hanya blackout biasa di Jakarta atau ada hubungannya dengan kejahatan siber," kata Idham di Jakarta, Rabu (14/8).
[Gambas:Video CNN] (bmw/gst/gil)