Dalam rapat komisi, anggota Komisi D DPRD DKI Abdul Canter meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya memperhatikan pembangunan trotoar saja. Pemprov juga diminta memperhatikan poin di luar infrastruktur. Salah satunya, memperhatikan penghijauan di pinggir trotoar.
"Pembangunan trotoar itu hampir Rp300 M (miliar), tapi waktu jalan itu trotoar panas bener enggak ada hutan-hutannya. Jadi harus disesuaikan," kata Abdul saat rapat Komisi E DPRD DKI, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul mengatakan udara di Jakarta belakangan ini memburuk dan menjadi sorotan. Demi menarik minat warga berjalan kaki, Pemprov DKI juga diminta menciptakan jalanan yang nyaman, salah satunya dengan pengadaan pohon.
Selain soal penghijauan, Abdul juga meminta agar DKI memperhatikan penerangan jalan di sekitar trotoar. Setiap fasilitas harus diperhatikan untuk kenyamanan pejalan kaki.
"Jangan nanti ada trotoar malah gelap jalannya. Itu perlu diperhatikan juga oleh Penerangan Jalanan Umum (PJU)," tegas dia.
Sebelumnya, Pemprov DKI sedang melaksanakan pembenahan trotoar di sejumlah titik di Jakarta. Adapun trotoar yang sudah rampung dikerjakan ialah trotoar di Jalan Sudirman, kawasan Jati Baru hingga kawasan Cikini.
Sementara saat ini proyek yang sedang dalam tahap pembangunan ialah di daerah Kemang Raya, Kemang I, Salemba, Jatinegara, Otista. Rencananya pengerjaan ini akan selesai pada Desember mendatang.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)