Meski begitu, sebagian wilayah Indonesia akan mengalami musim hujan lebih cepat, yakni pada Agustus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi suhu muka air laut yang dingin ini diperkirakan akan terus berlangsung sampai bulan Oktober 2019," kata Dwikorita, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jum'at (16/8).
Adapun wilayah yang dimaksud antara lain Sumatera Utara bagian tengah dan timur, sebagian besar Riau, Jambi bagian tengah, sebagian besar Sumatera Selatan, dan sebagian kecil Lampung.
Kemudian, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, serta Maluku Utara.
"Yang kami sebutkan terakhir awal musim hujannya lebih dini," tukas dia.
Sementara, puncak musim hujan diprediksi terjadi pada awal 2020. Hal itu terjadi karena fenomena El Nino sudah berakhir dan tidak ada anomali iklim di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia secara signifikan.
"Kemudian puncak musim hujan diprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami di bulan Januari dan Februari 2020," ujar Dwikorita.
[Gambas:Video CNN] (ryn/arh)