Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto beserta pengurus DPP di antaranya Djarot Siapul Hidayat dan Rudianto Tjen juga turut mengikuti perlombaan. Agenda pertamanya, lomba balap sarung.
Dalam satu sarung terdapat dua orang yang berlari menuju garis finish lalu kembali ke garis start. Hasto sendiri sesarung dengan Aryo Adhi, Sekretaris Pribadi Megawati Soekarnoputri di PDIP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping kiri Hasto, ada Wakil Bendahara Umum DPP PDIP Rudianto Tjen. Sedangkan di samping kanannya, ada Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaya alias Aming.
Menyusul Hasto, juara kedua diraih Aming. Sedangkan juara ketiga Rudianto Tjen. Djarot sendiri pulang dengan tangan kosong.
Hasto pun kemudian ikut dalam lomba membawa kelereng. Namun kalo ini Sekjen PDIP itu didiskualifikasi karena kelereng yang dibawanya terjatuh dua kali.
"Gonjangan politiknya besar sehingga kelereng jatuh ke tanah," ucap Hasto sambil terpingkal-pingkal.
Untuk memenuhi antusiasme kader, Hasto pun kembali memeriahkan lomba egrang. Meskipun kesulitan, Hasto tetap dengan penuh semangat mencoba mencapai garis finish. Meskipun jelang finish dia terjatuh.
"Hari ini dengan penuh antusias, dengan semangat patriotisme, api perjuangan yang menyala-nyala, kami mengadakan upacara dan lomba dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia," kata Hasto.
Hasto melanjutkan, biasanya PDIP menggelar acara kemerdekaan di kantornya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namun, karena ada pembangunan Masjid At-Taufik, maka acara tahunan tersebut digelar di Lapangan Blok S.
Dalam upacara kemerdekaan ini, hadir juga Basuki Tjahaja Purnama, Mindo Sianipar, Sukur Nababan, Ahmad Basarah, Ribka Tjiptaning, Sri Rahayu dan I Made Urip dan Sadarestuwati.