Seperti dilansir Antara, Minggu (18/8) malam, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Cabang Ambon Muslimin menjelaskan sesuai informasi yang diterima pihaknya, para pembajak itu adalah NH alias Nurul (Masinis), FDL alias Ferri, dan QIM alias Qersim.
Tiga pembajak itu, kata Muslimin, adalah anak buah kapal (ABK) di KM Mina Sejati. Aksi pembajakan itu mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIT, Sabtu (17/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga orang anak buah kapalnya sendiri," kata Muslimin di Ambon.
"Tujuh orang lainnya ditemukan selamat oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan posisinya berdekatan dengan KM Mina Sejati," kata Muslimin.
Sejauh ini, sambung Muslimin, belum diketahui hasil penyergapan TNI AL itu termasuk nasib 18 orang yang masih ada di atas kapal.
"Sejak [Minggu] pagi tadi telah diberangkatkan kapal perang TNI AL dari Dobo menuju lokasi yang dimaksud, namun Kantor SAR Nasional Tual saat ini siaga menunggu perkembangan. Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual," katanya.