"Setelah menerima laporan dari Pangklalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) X Ambon bahwa kapal tersebut diduga dibajak oleh ABK kapal itu sendiri pada Sabtu (17/8) malam saya langsung memerintahkan kepada Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rahmad Wahyudi dan Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi agar mengerahkan unsur-unsurnya yang paling dekat dengan lokasi kejadian," kata Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan di Sorong, Papua, Senin (19/8) seperti dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Lada-521 yang berada dekat lokasi kejadian pada Minggu (18/8) ditugaskan berhasil mendekati dan berupaya berkomunikasi dengan ABK KM Mina Sejati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keterangan 11 orang ABK yang selamat menyampaikan tiga orang ABK menguasai kapal dengan membawa senjata tajam berupa samurai dan parang dan menyandera 20 orang ABK yang lain. Sementara 13 orang ABK KM Mina Sejati yang berada di KM Samudera Gemilang, antara lain 11 orang selamat dan dua orang meninggal dunia berada di KM Terus Jaya.