"Jangan sampai terjadi demo yang menutup kampus, yang mengakibatkan tidak kondusif. Akibat dari demo itu nanti sistem pembelajaran jadi terganggu, jangan sampai terjadi supaya pendidikan bisa berjalan dengan baik," ujar Nasir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait insiden Manokwari, Papua, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang alias OSO mengimbau kepala daerah tidak terlalu dini mengambil keputusan dan kesimpulan.
"Saya pikir memang sebagai pimpinan kota kita harus memahami betul kejadian dan tidak cepat mengambil suatu kesimpulan atau keputusan yang menimbulkan reaksi-reaksi yang tidak enak," ujar dia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/8).
Menurutnya, kerusuhan di Manokwari seharusnya tidak terjadi jika semua pihak menahan diri. Ia juga mengimbau pemerintah untuk memahami keinginan masyarakat Papua agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebelumnya, kericuhan terjadi saat unjuk rasa di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8). Aksi itu diduga terjadi sebagai respons atas penangkapan 43 mahasiswa Papua di Asrama Papua, Surabaya, Jawa Timur.
[Gambas:Video CNN] (jps/uli/arh)