Prakirawan BMKG Tanjungpinang Vivi Putri mengatakan asap tebal dari kebakaran hutan di Riau itu dibawa angin yang bertiup dari arah tenggara hingga selatan sehingga dapat masuk ke Malaysia dan Singapura.
"Kecepatan anginnya 5-35 kilometer/jam," ujar Vivi di Tanjungpinang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ada dua titik panas lain yang terdeteksi di Kepulauan Riau yakni di Kundur, Kabupaten Karimun dan di Bunguran Timur, Natuna. Namun, menurut Vivi, asap dari kebakaran hutan di dua lokasi tersebut tak berpotensi masuk ke Malaysia dan Singapura.
Asap di Pekanbaru terdeteksi juga disumbang kiriman dari Sumatra Selatan. Kiriman asap juga berasal dari Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil).
[Gambas:Video CNN] (psp/ain)