"Terbuka, kalau nanti bulan Agustus akhir ini terjadi komunikasi politik yang urgensinya mendesak untuk amandemen UU MD3 itu ya nggak masalah. Kita terbuka. No problem," kata Cak Imin di arena Muktamar V PKB di kawasan Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8).
Lebih lanjut, Cak Imin mengatakan revisi UUD MD3 dibutuhkan untuk menjalin konsensus bersama semua komponen bangsa. Akan tetapi beberapa parpol sampai saat ini masih ada yang belum menyepakati untuk merevisi UU MD3 tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin pun tak menampik bila lobi-lobi politik antarparpol terkait pengisian pimpinan kursi MPR masih macet. Pembahasan di internal Koalisi Indonesia Kerja pun masih kesulitan menemukan kesepakatan bersama terkait hal tersebut.
"Nanti pokoknya harus musyawarah mufakat koalisi baru kita bawa ke koalisi lain," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)