"Innalillahi wainna ilaihi rajiuun, telah berpulang ke Rahmatullah Ustaz Jafar Umar Thalib di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, semoga Hunsul Khatimah," ucap Mahendradatta saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (25/8).
Berdasarkan penuturan Mahendradatta, Jafar sempat dirawat sejak Rabu lalu (21/8). Namun, kesehatannya tak kunjung membaik hingga wafat pada hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku pernah berada di Pakistan, kemudian bergabung dengan mujahidin di Afghanistan yang kala itu berperang dengan Uni Soviet.
Jafar sempat tersangkut kasus pada 2002. Dia dinyatakan bersalah karena telah memprovokasi. Dia divonis satu tahun penjara dalam kasus penghinaan Presiden Megawati Soekarnoputri, menghasut massa saat ceramah di Masjid Al-Fatah Ambon, 26 April 2002.
Kasus perusakan ini terjadi di kediaman Henock Niki di Papua, Februari 2019. Pelaku adalah Ustaz Jafar Abu Thalib dan enam santrinya.
Aksi perusakan itu dipicu kemarahan Jafar dan santrinya karena terganggu dengan volume suara musik dari kediaman Henock. Volume itu mengganggu suasana tausiyahnya di masjid Muhajirin. Masjid tersebut bersebelahan dengan kediaman Henock.
Kasus ini kemudian berlanjut hingga ke ranah hukum dan persidangan digelar di PN Makassar karena mempertimbangkan faktor keamanan. Sempat terjadi perdamaian antara ustaz Jafar selaku tergugat dan Henock Niki selaku penggugat. Keduanya bersalaman saling memaafkan di hadapan majelis hakim. (wis/bmw)