Dua santri yang meninggal dunia yakni Reskya Lubis (14) warga Desa Panarian Kecamatan Barumun Selatan dan Ika Pratiwi (14) warga Desa Sayurmahincat Kecamatan Barumun selatan Kabupaten Palas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nainggolan menjelaskan peristiwa terjadi pada pukul 14.30 Wib Sabtu lalu (23/8). Saat itu 30 santri putri Ponpes Darul 'Ilmi Desa Batu Gajah, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas pergi mengambil bambu didampingi seorang guru. Dalam perjalanan, hujan turun. Mereka lalu berteduh.
Lihat juga:Kenali Fenomena Alam Puting Beliung |
Akan tetapi, ada lima orang santri tetap berada di sekitar pepohonan bambu. Mereka tidak berteduh di gubuk dan di bawah pohon kelapa sawit seperti lainnya.
Tiba-tiba petir menyambar mereka. Kelima santri yang masih duduk di kelas 8 itu langsung terpental dan mengalami luka bakar.
Lihat juga:Lima Orang Tewas Tersambar Petir di Polandia |
Kejadian korban tewas akibat disambar petir juga terjadi pada Senin (20/8). Seorang penggembala bernama Sintor Habeahan (23) di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut ditemukan tewas bersama 19 ekor kerbau akibat disambar petir.
[Gambas:Video CNN] (bmw/fnr)