Diketahui teror kerap menimpa pegawai KPK. Paling hangat adalah kasus pelemparan bom molotov kepada dua rumah pimpinan KPK yakni Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam uji publik dan wawancara, Wakaberskrim Polri tersebut juga ditanyai Pansel Capim KPK terkait tudingan dirinya pernah mengancam penyidik di depan umum sehingga seringkali menjadi catatan kelam baginya.
Diketahui Antam dituding mengintimidasi Endang Tarsa. Kala itu, Antam bersama dengan Kepala Subdirektorat Pencucian Uang Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Besar Agung Setia menyatroni Endang di sebuah restoran cepat saji di wilayah Ciledug, Tangerang, Banten.
Maksud kedatangan keduanya adalah untuk meminta Endang menjadi saksi meringankan Budi Gunawan di sidang praperadilan. Budi Gunawan, kala itu tersangkut kasus rekening gendut dan menjadi tersangka.
Antam pun membujuk Endang akan membantu meluluskan Rahmat dengan syarat, menggugurkan status tersangka Budi Gunawan. Tapi tuduhan intimidasi itu dibantah oleh Antam. Anggota Brimob yang dibawanya itu disiapkan untuk melindungi Endang. (sah/kid)