"Itu orangnya sudah ditangkap. Ada penyusupan, empat orang ditangkap polisi," kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/8).
Airlangga memastikan saat ini Kantor DPP Golkar sudah bersih dari praktik judi. Ia menyebut isu kasus dugaan perjudian itu tak terkait dengan rencana penyelenggaraan musyawarah nasional (Munas).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perindustrian itu mengaku mendapat pemberitahuan dari pihak kepolisian setelah melakukan pemeriksaan bahwa empat orang yang ditangkap itu adalah pihak luar.
"Itu orang luar yang menyusup," tuturnya.
Sementara, Wakil Ketua Umum Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Arman Amir mengatakan praktik perjudian yang dilakukan sejumlah preman di dalam Kantor DPP Partai Golkar masih terus berlangsung hingga saat ini.
Ia pun mempertanyakan sikap DPP Partai Golkar yang merespons dugaan ini dengan mengambinghitamkan oknum yang disebut penyusup.
Lihat juga:Beda Nasib PSI dan Hanura di Kebon Sirih |
Ia meminta Polres Jakarat Barat segera mengosongkan preman-preman yang berada di dalam Kantor DPP Partai Golkar. Menurutnya, keberadaan preman-preman tersebut sudah meresahkan warga dan moncereng nama baik Partai Golkar.
"Mereka dihadirkan bukan atas nama kader, tapi hanyalah preman yang diberikan label kader AMPG. Jelas ini mencoreng nama baik Partai Golkar," katanya.
[Gambas:Video CNN] (fra/ain)