AK dalam melancarkan askinya turut meminta bantuan keponakannya, GV alias KV serta dua pembunuh bayaran S dan A.
"Kita sudah memeriksa beberapa saksi, sekitar lima orang yaitu tetangga rumah korban yang mendengar atau mengetahui atau melihat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(KV belum diperiksa) karena masih sakit," ucap Argo.
Di sisi lain, Argo mengungkapkan untuk dua eksekutor yang disewa oleh tersangka yakni S dan A, sehari-harinya diketahui bekerja sebagai buruh. "(Mereka) baru sekali (membunuh)," ujarnya.
Diketahui, otak pembunuhan itu merupakan istri korban sendiri yang berinisial AK. Sebelum dibakar di dalam mobil, AK menyewa dua eksekutor untuk membunuh suami dan anak tirinya tersebut.
Setelah suami dan anaknya dinyatakan tewas, AK dan keponakannya KV membawa kedua tubuh korban ke Sukabumi. Setelahnya AK dan KV membakar mobil beserta jasad Edi dan Adi Pradana.
[Gambas:Video CNN] (dis/osc)