Ngabalin menyebut pembangunan gedung itu menggunakan dana otonomi khusus yang dikucurkan pemerintah pusat.
"Itu kan yang pasti rugi adalah orang Papua sendiri. Karena dana itu dibangun dengan susah payah, (menggunakan) dana otsus," kata Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ngabalin yang merupakan orang asli Kabupaten Fakfak dan memiliki rumah di Jayapura, meminta masyarakat menahan diri. Ia mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka diri untuk berkomunikasi dengan tokoh adat, masyarakat, hingga agama dalam waktu dekat.
Diberitakan sebelumnya, selain pembakaran MRP, kerusuhan juga membuat pertokoan dan perkantoran tutup sejak pukul 12.30 WIT. termasuk Mal Jayapura yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Jayapura.
Lihat juga:Kapolri Kirim 300 Personel Brimob ke Papua |
Yulika, salah satu pengunjung Grand Abe Hotel mengaku terjebak dan tidak bisa kembali ke rumahnya karena demo yang mulai terlihat anarkis.
"Kaca Grand Abe Hotel dilempar massa," ungkapnya lewat sambungan telepon seluler. Amuk massa juga mengakibatkan mobil dinas milik Dandim Jayapura, Letkol Inf Johanes Parinusa dibakar.
[Gambas:Video CNN] (fra/ain)