Sebelumnya, Halomoan ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam mobil di wilayah Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat.
"Iya bunuh diri karena dia sakit," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing kepada CNNIndonesia.com, Jumat (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erna mengatakan Halomoan diduga putus asa karena tak kunjung sembuh dari sakit yang diderita selama ini. Hingga akhirnya memilih untuk bunuh diri.
Dia juga tidak membeberkan sudah berapa lama Halomoan mengidap penyakit tersebut.
Penemuan jasad Halomoan bermula dari kecurigaan seorang warga yang melihat mobil terparkir di lokasi kejadian sejak malam hingga pagi hari.
Setelah petugas kepolisan tiba di lokasi, pintu mobil akhirnya dibuka dengan bantuan tukang atau montir bengkel. Sejak itu, Halomoan diketahui sudah dalam kondisi tewas dengan kondisi tubuh terbakar.
"Posisi duduk di atas jok sopir, di dalam mobil kondisi terbakar, aroma bensin ditemukan di dalam mobil dari botol bekas," ujar Erna, Kamis (29/8).
Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.
[Gambas:Video CNN] (dis/bmw)