Dia mengatakan itu untuk menyikapi sejumlah aksi protes yang terjadi di Papua dan Papua Barat sejak pekan lalu.
"Jadi saya katakan sekali lagi, jangan karena masalah-masalah kecil kita terpicu. Ini sangat menyakitkan, sangat sedih. Kita harus bangun kembali, tenang, kita duduk baik-baik supaya bagaimana pemerintah ke depan lebih perhatian untuk membangun ke depan lebih baik," ujar Freddy di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Menteri Perhubungan itu juga meminta pemuda di Papua dan Papua Barat untuk berkomunikasi dengan para seniornya dalam menyelesaikan persoalan yang ada. Sebagai senior, Freddy mengklaim akan membantu dan membimbing pemuda-pemuda Papua dan Papua Barat.
"Saya yakin negeri akan makmur," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa Belanda tidak pernah menghendaki Papua merdeka. Belanda, lanjutnya, sebatas menjadikan Papua sebagai provinsi agar bisa berkuasa di kawasan Asia saat itu.
Freddy tak menjelaskan secara spesifik rujukan literatur ketika mengatakan itu. Ia hanya mengatakan informasi tersebut merupakan bagian dari sejarah yang harus dipahami dengan baik agar tidak mudah diadu domba oleh pihak lain.
"Mana ada Belanda mau bikin Papua merdeka itu, itu mimpi itu. Dia jadikan Papua sebagai provinsi di seberang lautan, iya," ujar Freddy.
[Gambas:Video CNN] (jps/bmw)