Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Kamal mengatakan, Hadi dan Tito akan berkantor di Jayapura selama sepekan ke depan.
"Panglima TNI dan kapolri akan berkantor di Jayapura lima sampai enam hari. Keberadaan mereka menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat menciptakan situasi yang kondusif pascarusuh di Papua beberapa waktu lalu," ujar Kamal di Jayapura seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadi sebelumnya telah menyampaikan rencana berkantor di Papua untuk jangka waktu yang belum ditentukan bergantung pada perkembangan situasi di sana.
Sementara Tito sebelumnya telah memerintahkan Kapolda Papua dan Papua Barat untuk mengeluarkan maklumat tentang larangan demonstrasi di dua wilayah itu.
Ketegangan di Papua dan Papua Barat diketahui sempat meningkat pekan lalu. Aksi unjuk rasa pada Kamis (29/8), menimbulkan kerusakan material di berbagai tempat dari Sentani, Abepura, Kotaraja hingga Jayapura.
Massa pengunjuk rasa sempat membakar beberapa gedung dan pertokoan sepanjang Abepura, Entrop, dan Jayapura. Lalu, bangunan Kantor Telkomsel dan Pos Jayapura.
Bangunan Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua, RS Provita Jayapura, Mal Jayapura, dan pertokoan yang berada di sekitarnya juga dilempari dan dirusak massa pengunjuk rasa.
[Gambas:Video CNN] (psp/antara/ain)