Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan peristiwa itu terjadi di Kampung Minim. Namun untuk kronologi lebih rincinya, Dedi mengaku belum dapat menjelaskannya.
"Dugaan sementara yang nyerang warga Yahukimo menggunakan senjata tajam seperti anak panah, tombak, parang kepada para penambang. Informasi awal lima orang yang diperkirakan tewas karena kena parang dan anak panah sedangkan sisanya masih melarikan diri ke dalam hutan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata Dedi, aparat kepolisian tengah mencari para pelaku penyerangan. Pihaknya pun masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
(gst/arh)