"Di permukaan memang sudah cukup aman, tapi di dunia maya masih banyak konten hoaks dan provokatif terkait Papua. Sehingga Kominfo belum bisa membuka blokir jaringan internet secara total," kata dua di Manokwari, Rabu (4/9) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara umum kita aman, hari ini tidak ada gerakan massa demonstrasi. Kemarin ada demo, dan itu hanya di Manokwari berlangsung aman. Sedangkan daerah lain seluruhnya landai dan masyarakat beraktivitas seperti biasa," kata Herry lagi.
Menurutnya, 100 ribu lebih URL di antaranya mengunggah hoaks. Penyebaran hoaks provokatif tertinggi terjadi pada 30 Agustus 2019, yakni mencapai 75 ribu.
Kapolda menambahkan aparat pengamanan saat ini masih terus bersiaga mengantisipasi gangguan keamanan di provinsi tersebut. Personil Brigade Mobil (Brimob) yang diperbantukan (Bawah Kendali Operasi/BKO) dari sejumlah polda masih berada Papua Barat.
"Kehadiran mereka untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus untuk mempercepat proses pemulihan," ujar Kapolda lagi.
[Gambas:Video CNN] (antara/arh)