Dari undangan yang tersebar juga diterima, seharusnya rapat dimulai pukul 14.00 WIB. Namun, hingga sekitar pukul 15.00 tidak terlihat aktivitas di sekitar markas partai berlogo pohon beringin itu.
"(Kami) berusaha untuk datang ke DPP Partai Golkar karena tidak bisa masuk dan dikunci rapat oleh AMPG dan polisi," kata Nusron Wahid kepada wartawan di Hotel Sultan, Rabu (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dalam pertemuan di Hotel Sultan, kader Golkar kubu Bamsoet kembali mendesak agar DPP Golkar segera mengadakan rapat pleno dengan beberapa agenda yang sudah direncanakan. Disebutkan, terakhir Golkar mengadakan pleno pada Desember tahun lalu.
"Niatnya mulia yaitu ingin meminta konfirmasi sekali lagi ke ketua umjm dan sekjen tentang kapan dilaksanakan pleno DPP Golkar," jelas Nusron.
Sementara itu, CNNIndonesia.com belum dapat mengontak pihak terkait dari DPP Golkar serta AMPG perihal penguasaan markas partai berlambang pohon beringin tersebut.