Moeldoko mengatakan dirinya tak pernah meminta dukungan AS ketika bertemu Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik, David R Stilwell di kantornya, Senin (2/9).
"Tapi yang di situ, yang saya sampaikan adalah kita ingin sama-sama menjaga situasi yang baik, situasi yang stabil, karena semua negara memiliki kepentingan yang sama," ujar Moeldoko melanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan kedatangan Stilwell sejatinya ingin mengetahui beberapa hal. Pertama, terkait program pemerintah ke depan. Kedua, perkembangan situasi kawasan Laut China Selatan, dan ketiga terkait perdagangan RI-AS.
Pensiunan jenderal bintang empat itu meminta masyarakat tak salah dalam memahami pernyataannya. Moeldoko menyatakan sebagai seorang prajurit dirinya tak mungkin asal bicara soal kedaulatan.
"Saya pertaruhkan segalanya bagi kedaulatan, itu sudah janji kami kepada negara. Lebih baik pulang nama, daripada gagal di medan tugas. Itu moto kami. Persoalan kedaulatan kita jaga dengan sungguh-sungguh," tuturnya.
Pada Senin (2/9) lalu, Moeldoko mengatakan Pemerintah Indonesia menginginkan dukungan Amerika Serikat untuk menangani gejolak di Papua dan Papua Barat. Dia mengklaim AS juga sudah sepakat membantu Indonesia mempertahankan Papua.
"Yang sama-sama kami inginkan adalah kami juga ingin support (dukungan) Amerika atas kondisi yang terjadi di Papua. Dan beliau (David R. Stilwell) sangat support tentang kedaulatan," kata Moeldoko usai menerima Stilwell di Kantor Staf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
[Gambas:Video CNN] (fra/pmg)