Hal itu ia sampaikan untuk merespon Koalisi Masyarakat Sipil yang menyoroti Kapolda Sumsel Irjen Firli yang diduga melakukan pertemuan dengan salah seorang kepala daerah yang sedang diperiksa oleh KPK dalam sebuah kasus dugaan korupsi.
"Nggak ada, sepengetahuan kami tidak ada [yang punya rekam jejak pelanggaran etik]. Kalau ada itu sudah ada sudah muncul. Jadi tidak boleh kita menduga-duga, berprasangka buruk terhadap orang," kata Taufiqulhadi di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya kepada Pansel. Kalau dalam pelanggaran etik ada pansel itu sudah menghentikan. Ya kan? 10 orang ini pasti orang yang terbaik," kata dia
"Ya kami tanyakan hal [tentang dugaan pelanggaran etik] tersebut. Jadi bukan kami tanyakan Anda dituduh melakukan pelanggaran lalu lintas, benar nggak? Misalnya begitu. Ya kan," kata dia.
Sepuluh nama itu lolos dari tahap sebelumnya adan akan mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR dalam waktu dekat.
[Gambas:Video CNN] (rzr/osc)