"Sampai saat ini belum dipastikan kapan ribuan personil TNI-Polri ditarik," ujar Kapolri di Jayapura, saat penandatanganan deklarasi kesepakatan damai di Jayapura, Kamis (5/9) malam seperti dikutip Antara.
Tito mengumpamakan penarikan personel dari Papua, sama ketika penarikan saat pasukan dikirim ke Jakarta dari berbagai daerah beberapa waktu lalu. Personel bertugas selama 2,5 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih banyak kepada pemda, tokoh-tokoh dari berbagai etnis, tokoh agama yang sudah ikut berkontribusi menjaga keamanan yang sudah ada dan mari kita menjaga keamanan," kata Tito Karnavian yang pernah menjabat sebagai Kapolda Papua.
Ia mengatakan hingga kini masih memonitor dinamika yang terjadi. Polri juga melakukan pemetaan permasalahan yang ada. Menurutnya, persoalan di Papua dapat diselesaikan bila ada kebersamaan.
Sementara itu, penandatanganan deklarasi kesepakatan dalam rangka menjaga Papua Tanah Damai ditanda tangani tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Deklarasi diakhiri dengan tanda tangan Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring dan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Adapun isi dari deklarasi adalah: "kami warga negara kesatuan RI dengan beragam suku, bahasa, agama dan sepakat menyatakan satu (1) menjaga kesatuan dan persatuan di Tanah Papua, dua (2) hidup berdampingan rukun, damai dengan penuh kasih sayang, tiga (3) sepakat dengan tidak terpengaruh isue-isue yang tidak benar dan empat (4) sepakat menolak kelompok radikal dan separatis di Tanah Papua."
[Gambas:Video CNN] (ain)