Dikutip dari Antara, bom latih berbobot 125 kilogram itu tidak memuat peledak dan berfungsi hanya sebagai sarana latihan akurasi pengeboman udara ke darat dari pesawat tempur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat jatuh, bom itu menancap di tanah dan tidak meledak, namun hanya mengeluarkan asap," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, di Lumajang, Jumat (6/9).
Anggota TNI AU dan polisi setempat langsung mendatangi lahan perkebunan tebu milik Sumiati di Dusun Krajan, Desa Bago, namun warga sempat panik saat bom itu dipindahkan karena mengeluarkan asap.
Arsal menjelaskan bom latih P100 itu sudah dikembalikan ke lokasi latihan di AWR Pandanwangi oleh petugas Polsek Pasirian dengan anggota TNI AU.
Sementara perwira di AWR Pandanwangi, Kapten Joko, kepada wartawan mengatakan bom latih yang terjatuh itu tidak memiliki daya ledak dan tidak berbahaya karena tujuannya semata-mata untuk latihan saja, sehingga meminta warga agar tidak panik terkait kejadian itu.
[Gambas:Video CNN] (arh)