Tito sebelumnya menyebut dalang di balik aksi berujung kerusuhan di Papua dan Papua Barat adalah KNPB dan The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).
Agus Kossay menyatakan pihaknya tak terima dituduh sebagai aktor intelektual di balik aksi serta bertanggung jawab atas semua perusakan fasilitas dan korban di Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengatakan seharusnya aparat melakukan penegakan hukum secara jujur dan adil. Dia juga mendesak aparat membebaskan semua peserta aksi yang ditahan.
Di tempat terpisah, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan tak menjelaskan secara rinci ketika ditanya terkait pelaku perusakan bendera di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya.
"Sudah ditindaklanjuti, rasisme juga terus kami akan kembangkan, masalah hoaks terus kami akan lakukan, terkait dengan Papua ada dari Kebumen terakhir, ada tiga yang kami tahan," kata Luki saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Surabaya, Sabtu (7/9).
Saat berkantor di Jayapura, Tito mengatakan KNPB dan ULMWP bertanggung jawab atas kerusuhan di Papua dan Papua Barat belakangan ini. Atas dasar itu, kata Tito, masyarakat diimbau tak terpengaruh dengan isu-isu yang dikemas untuk membuat rusuh di Papua.
"ULMWP dan KNPB bertanggung jawab terhadap berbagai aksi yang terjadi dan nama-namanya sudah ada, sehingga penegakan hukum akan dilakukan," ujar Tito.
[Gambas:Video CNN] (ika/frd/pmg)