Mereka ialah mantan VP aircraft Maintenance Management PT Garuda Indonesia Batara Silaban, mantan VP Treasury Management PT Garuda Indonesia Albert Burhan, VP Corporate Planning PT Garuda Indonesia Setijo Awibowo.
KPK juga memeriksa tiga pegawai PT Garuda Indonesia bernama Rajendra Kartawiria, Rudyat Kuntarjo, dan Widianto Wiriatmoko. Sementara seorang pegawai lainnya bernama Victor Agung Prabowo mangkir dari agenda pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Soetikno diduga menjadi perantara suap terhadap Emirsyah.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan TPPU itu diduga berdasarkan sejumlah penemuan terkait pemberian dari Soetikno kepada Emirsyah dan tersangka baru lainnya yakni Direktur Teknik Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno (HDS) untuk membayar sejumlah aset.
"Untuk ESA, SS diduga memberi Rp5,79 miliar untuk pembayaran rumah beralamat di Pondok Indah, US$680 Ribu dan €1,02 juta yang dikirim ke rekening perusahaan milik ESA di Singapura, dan Sin$1,2 juta untuk pelunasan Apartemen milik ESA di Singapura," kata dia.
Sedangkan untuk Hadinoto, SS juga diduga memberi uang sejumlah US$ 2,3 juta dan €477 ribu ke rekening Hadinoto di Singapura.
[Gambas:Video CNN] (ryn/ain)