Berdasarkan informasi konsentrasi partikulat PM10, kualitas udara di Palembang sudah memasuki kategori tidak sehat. Pada Selasa (10/9) pagi, rentang konsentrasi partikulat PM10 berada pada 180-187 mikrogram per meter kubik. Diketahui, rentang 150-250 mikrogram per kubik sudah masuk kategori tidak sehat dengan indikator warna coklat.
Kepala Seksi Observasi Stasiun Meteorologi SMB II BMKG Palembang, Bambang Beny Setiaji mengatakan hujan terakhir turun di wilayah Sumatra Selatan pada 28 Agustus. Pihaknya memperkirakan masih belum ada potensi hujan di wilayah Sumsel hingga 7 hari ke depan atau hingga 16 September.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa titik panas kabut asap di Palembang terjadi di 6 kecamatan di Ogan Komering Ilir yakni Air Sugihan, Pampangan, Tulung Selapan, Pedamaran, Cengal, dan Pematang Panggang. Serta titik api dari Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.
Sementara itu berdasarkan laporan Dinas Kehutanan Sumsel, terdapat 211 titik api yang terpantau sejak Senin (9/9) malam hingga Selasa (10/9) bagi berdasarkan citra satelit Lapan. Titik api terbanyak yakni 61 titik api di Kabupaten Musi Banyuasin, 54 titik api di Ogan Komering Ilir, 54 titik api di Banyuasin, dan 10 titik di Ogan Ilir.
[Gambas:Video CNN] (ain/idz/ain)