Hal ini diungkapkan Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan. Kata Hinca SBY mengatakan hal tersebut saat menyampaikan pidato penutupan dalam acara pembekalan anggota legislatif Demokrat.
Pidato itu sendiri memang digelar secara tertutup dan tak boleh diliput oleh media. Pidato hanya disampaikan kepada para kader partai di JCC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi kata Hinca pemilu yang sebelumnya digelar juga sudah selesai, maka sudah saatnya menerima dan mendukung pemenang dalam pemerintahan yang baru.
Hal sama juga kata dia, pernah dilakukan SBY pada 2015 lalu. Kala itu SBY meminta semua kadernya di daerah untuk mendukung pemerintahan, siapapun presidennya.
Saat pembekalan kader, menurut Hinca banyak hal yang diungkapkan SBY kepada para kader Partai Demokrat. Para kader pun kata Hinca nampak antusias setelah menerima pembekalan dan bertemu langsung dengan SBY yang sempat vakum selama kurang lebih delapan bulan.
"Nah hari ini pembekalan yang sangat komprehensif dan mereka siap untuk menjalankan itu semua," kata dia.
Terkait dukungan kepada pemerintah, Hinca tak menjelaskan dengan rinci. Yang jelas kata dia, dukungan ini dilakukan lantaran Partai Demokrat memang selalu akan mendukung yang sedang memerintah.
Jika pun ada hal yang melenceng maka tugas Partai Demokrat akan mengingatkan selama lima tahun masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf nantinya.
"Etika politik kami begitu, yang sudah baik teruskan kita dukung, tapi kalau ada yang kurang baik ya kita harus kritisi supaya baik," katanya
"Kalau ditanya apakah dukungan ini full. Dukungan penuh. Itu yang kami pahami, itu yang kami nyatakan kepada publik sikap Partai Demokrat secara resmi di lima tahun ke depan," katanya.
[Gambas:Video CNN] (tst/sur)