Menurut Thareq, kegiatan Habibie terlalu banyak sebelum jatuh sakit sehingga kerja jantung tak mampu mengimbangi.
Padahal ia menuturkan, usia Habibie yang kini sudah hampir menyentuh 84 tahun. Ditambah lagi menurut Thareq, kondisi jantung Habibie bermasalah sejak usia muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu sebab Thareq berpikiran, ketika pulih nanti pihak keluarga juga akan membatasi kegiatan Habibie. Termasuk dalam menerima sejumlah kunjungan ke kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta.
Lihat juga:JK Besuk BJ Habibie di RSPAD |
Namun begitu, ia mengaku belum bisa menyampaikan detail kondisi kesehatan ayahnya. Termasuk, belum mengizinkan tim dokter untuk menjelaskan perkembangan keadaan B.J. Habibie.
Thareq hanya memohon seluruh pihak untuk mendoakan kesembuhan dan kesehatan sang ayah.
"Nanti kalau Bapak sudah pulih (akan ada keterangan dari tim dokter). Kami terangkan semua yang terjadi. Sekarang mohon maaf tidak bisa keluarkan detail apapun. Saya cuma minta doa saja," kata Thareq.
"Jangan khawatir, Bapak tidak dalam keadaan meninggal, justru membaik dan stabil," lanjut dia kemudian.
Presiden ketiga RI B.J. Habibie. (AHMAD ZAMRONI / AFP) |
Thareq sempat jengkel saat menceritakan hoaks yang menyebut ayahnya meninggal. Informasi itu tersebar Selasa (10/9) pagi melalui media sosial Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp.
"Saya belum apa-apa, sudah mendapat Innalillahi. Loh gimana sih?" kata Thareq mengawali konferensi pers mengenai kondisi kesehatan B.J. Habibie.
"Saya tanya, 'Yang meninggal siapa?'" sambung dia lagi.
Ia mengingatkan seluruh pihak untuk tidak menyebarkan dan berhenti memproduksi informasi palsu atau hoaks. Thareq bahkan sempat menyinggung peran Dewan Pers terkait beredarnya hoaks Habibie meninggal tersebut.
"Saya tadi pagi banyak ditanya berita palsu: Bapak sudah meninggal. Saya cuma bilang, coba lihat Dewan Pers kok enggak repot, kenegaraan kok enggak repot. Jadi janganlah percaya hoaks, percayalah pada kalian ini yang benar asli. Hoaks itu jangan dipercayalah," keluh Thareq.
Thareq mengakui kondisi sang ayah memang sedang tidak sehat. Kendati begitu menurut dia, kesehatan B.J. Habibie berangsur stabil.
"Membaik cuma sangat lemas, capek, diajak ngomong bereaksi, ditanya (bisa) mengangguk, menggeleng juga bisa," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ika/pmg)
Presiden ketiga RI B.J. Habibie. (AHMAD ZAMRONI / AFP)