Hal ini disampaikan Prabowo melalui Juru Bicaranya, Dahnil Anzar Simanjuntak. Bagi Prabowo, lanjut Dahnil, Habibie adalah sosok intelektual dan juga teman diskusi di masa pemerintahan Presiden Soeharto.
"Bagi Pak Prabowo, teman diskusi pada masa-masa pemerintahan Pak Harto, bahkan Pak Prabowo sempat sampaikan beliau ingin menjadi Profesor seperti Pak Habibie," kata Dahnil melalui pesan singkat, Rabu (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Prabowo sampaikan) teruslah belajar, membaca. Kita kehilangan satu lagi bapak bangsa, insya allah beliau husnul khotimah," kata Dahnil.
Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9). Dia wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Jakarta usai dirawat intensif di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019.
[Gambas:Twitter]
"Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari. Jadi nanti (hari ini) sampai tanggal 14 September," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Pratikno juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang mulai malam ini sampai 14 September mendatang. Selain itu, kantor-kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (tst/bmw)