Dalam aksinya, mereka menyalakan lilin berbentuk 'SOS' sebagai penanda ada bahaya yang sedang menimpa KPK.
"Kami melihat adanya permasalahan revisi UU KPK. Dan adanya revisi UU KPK, kami hadir untuk bisa bermalam dan menandakan tanda bahaya karena Indonesia sedang dalam bahaya karena revisi UU KPK," ujar Ketua BEM UI Manik Marganamahendra di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menuntut Presiden Joko Widodo dan DPR RI berperan aktif dalam menunjuk nama-nama calon pimpinan KPK yang kompeten dan berintegritas serta terhindar dari rekem jejak buruk bersama koruptor," pungkasnya.
"Malam ini kami bermalam. Aksi ini sampai tuntutan kami terwujud," tukas dia. (ryn/eks)